04 Desember 2009

13 Ketakutan Pria

Lelaki - mahluk yang mengaku supermacho itu - pasti tak ingin menunjukkan ketakutannya pada Anda. Tapi benarkah mereka tidak menyimpan ketakutan tertentu dalam hidup? Hohoho… jangan salah. Chic mengungkap rahasia mereka untuk Anda.

1. Impoten
Bayu, 27, Lajang, Sales Marketing
“Saya paling takut kalau ternyata ketika saya bangun pagi mendapati ’si junior’ tidak bisa ‘bangun’. Wah, bakalan kiamat rasanya. Malu dong kalau sampai ketahuan oleh istri saya kelak, barang kebanggaan saya ini tidak berfungsi. Sesukses apa pun seorang laki-laki, kalau ‘junior’-nya kendor, bukan lelaki sejati namanya.”

2. Ketahuan Selingkuh
Ferdy, 29, Menikah, Account Executive
“Saya takut ketahuan selingkuh. Karena kalau sampai ketahuan, ‘adik’ saya bisa dipotong! hehehe…Tapi saya memang pengin banget selingkuh. Ini sedang tahap penjajakan, hehehe.. Kenapa saya niat selingkuh? Soalnya, ternyata istri itu tidak selamanya menyenangkan! Menurut saya, pasti banyak yang pengin selingkuh untuk cari suasana baru. Cuma, karena takut ketahuan dan kebanyakan begitu, akhirnya niat selingkuh dipendam. Kalaupun dijalankan, pasti diam-diam. Takut kan kalau ketahuan!”

3. Dikejar Banci
Budi, 34, Lajang, Karyawan Bank
“Kalau saya, paling takut dikejar bencong (banci) atau diperkosa bencong. Ini serius. Kalau sampai kejadian, bakal ada pertumpahan darah. Pertama, saya straight dan tak suka hubungan sejenis. Kedua, saya memang pernah dikejar bencong. Kejadiannya di Bogor. Bencong itu mengejar saya sambil terus memanggil saya, ‘Mas…mas…’ Dan itu bikin saya lari terbirit-birit. Bukan tidak jantan. Soalnya yang saya dengar bencong di sana itu mainannya pisau, kalau kita menolak diajak kencan. Serem kan? Saya tidak mau cari masalah.”

4. Tidak Bertanggungjawab
Hendra, 32, Menikah, Konsultan
“Kalau saya, sebagai laki-laki yang paling saya takutkan adalah kehilangan rasa tanggungjawab pada istri dan anak. Pokoknya jangan sampai deh saya seperti itu. Karena menurut saya, tugas lelaki yang paling penting sebagai mahluk hidup itu punya rasa tanggungjawab. Dan untuk yang sudah menikah, ya harus bisa menghidupi keluarga, tentunya.”

5. Kehilangan Pasangan
Altair, 28, Menikah, Staf IT
“Saya takut kalau istri saya diambil orang. Cause I love her so much. She’s the answer of my pray. Definitely my type. Biasanya kan, Tuhan memberikan kita pasangan yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Nah, saya dapat ‘combo’ nih, what I need and what I want. Kebayang kan, bagaimana bahagianya saya?”

6. Bekas Luka
Teguh, 30, Lajang, Arsitek
“Yang paling saya takutkan? Kalau identitas saya sebagai Superman diketahui orang hehehe… Well, saya punya rahasia yang enggak banyak cewek tahu. Di badan saya banyak bekas luka. Kesannya preman banget ya? Hehehe…Maksudnya, kulit badan saya enggak mulus. Kalau cewek-cewek mengidamkan body saya seperti Tom Welling atau bintang film siapa lah, takutnya mereka mendadak ilfil melihat body saya.”

7. Kematian
Yunus, 31, Lajang, Staf Humas
“Kematian, itu yang paling saya takutkan sebagai manusia. Saya takut pahala saya belum cukup untuk menghadapi kematian. Saya takut kalau mati nanti, masuk neraka. Soalnya, sampai sekarang ibadah saya masih bolong-bolong, tapi berbuat dosa jalan terus, hehehe…”

8. Cepat Tua
Koko, 29, Lajang, Art Director
“Jujur saja, saya takut cepat tua. Soalnya, saya merasa belum tuntas nih menikmati hidup. Apalagi menjadi orang tua kan identik dengan sakit-sakitan. Aduh, susah ya kayaknya.”

9. Ketahuan Bohong
Barry, 28, Lajang, Copywriter
“Saya sering boys night out. (Tentunya) dengan teman-teman sesama lelaki. Main ke manalah. Kalau sudah begini, party kan bisa seenak jidat. Mau kenal cewek mana, mau ngapain saja, sudah deh, enggak usah ditanya hehehe… Nah, perempuan kan rajin tuh menelepon malam-malam. Jadi, saya mesti selalu siap dengan berbagai alasan. Kalau ketahuan, bahaya soalnya. Sementara ini sih, pacar saya enggak pernah tahu. Dia percaya saja kalau saya keluar dengan teman-teman.”

10. Anak Berubah Haluan
Ilham, 30, Menikah, Programmer
“Harapan setiap orangtua kan anak laki-lakinya tumbuh menjadi laki-laki normal. Tapi kalau melihat zaman sekarang, saya takut kalau nanti punya anak ternyata setelah besar dia berubah orientasi seksual dan suka sejenis. Wah, rasanya saya sebagai ayah gagal mendidik dia.”

11. Tidak Dapat Jodoh
Bramantyo, 26, Lajang, Akuntan
“Saya takut tidak bisa mendapatkan pasangan hidup. Alasannya, sih banyak faktor. Saat ini saya sendiri masih belum berani berkomitmen karena ego pribadi dan merasa belum mapan. Kan katanya menjadi lelaki harus bertanggungjawab menghidupi anak perempuan orang? Tapi, di luar itu, saya pribadi orangnya sangat pemilih. Makanya, saya agak sulit untuk menemukan pasangan yang cocok dengan keinginan saya.”

12. Mandul
Andry, 27, lajang, Dokter Gigi
“Mandul, saya takut itu. Meski zaman sudah modern, orang pun bisa mengadopsi anak jika tidak dikaruniai keturunan, saya tetap merasa kejantanan saya tidak terbukti. Kayaknya kalau tidak ‘tokcer’, orang masih memandang ‘miring’, ya.”

13. Kehilangan Pekerjaan
Ibnu, 28, Lajang, Product Designer
“Sebagai lelaki, kita kan dituntut harus bisa menghidupi diri sendiri dan keluarga nantinya. Nah, kalau sampai kehilangan pekerjaan, bagaimana saya bisa memenuhi tuntutan itu. Apalagi saya sangat menyukai pekerjaan ini. Kalau sampai dipecat, rasanya kiamat.”

sumber: http://www.untukku.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Copyright 2009 MAX Ent.
designed by EZwpthemes Converted by ThemeCraft Powered by Blogger Templates